4 Hal sederhana wajib kamu lakukan untuk mengurangi insting Anjing Peliharaan

Besar atau kecil, berwajah seram atau lucu dan lain sebagainya, anjing adalah hewan yang memang selain dijadikan sahabat oleh manusia, juga terkadang memiliki tugas untuk menjadi penjaga apa saja yang dimiliki oleh tuannya. Oleh karenanya, tidak jarang ada anjing yang bertindak agresif ketika ada seseorang yang tidak dikenal mendekati rumah atau tuannya.

Anjing adalah Sahabat Manusia , dan menjaga apa yang dimiliki Tuannya

Lantas apakah insting pertahanan tersebut dapat dikatakan buruk? Tentu saja tidak dan justru bagus karena dapat membuat tuannya atau apapun yang dimiliki majikannya termasuk rumah menjadi aman. Hanya saja, terkadang insting penjaga tersebut terlalu berlebihan dan membuat banyak orang yang sebenarnya tidak memiliki niat apapun menjadi takut.

Jadi apa yang perlu dilakukan untuk mengajarkan dan melatih anjing tersebut serta mengurangi tingkat insting penjaga  itu?

Melatih bersosialisasi

Memang tidak semudah yang dibayangkan, untuk melatih dan mengajarkan anjing agar dapat tidur di tempat yang sudah disediakan saja membutuhkan waktu yang lama serta kesabaran ekstra, apalagi harus menyuruhnya untuk bersosialisasi, tidak hanya dengan sesama anjing akan tetapi dengan orang lain, seperti tetangga atau tukang pos dan lain sebagainya.

Dengan melatih anjing agar mampu membedakan mana yang harus diawasi dan mana yang tidak, maka dia tidak akan bertingkat berlebihan kepada setiap orang baru yang akan masuk ke rumah tuannya. Cara agar anjing dapat terbiasa yaitu dengan mengajarkannya tentang perbedaan masing-masing orang atau juga memperkenalkan ke banyak orang.

Pengambil keputusan

Ajarkan juga kepada anjing peliharaan untuk mengetahui siapa yang menjadi tuan. Dengan mengetahui siapa yang menjadi tuan, maka anjing perlu dilatih juga agar mengetahui siapa yang berhak mengambil keputusan akhir. Jadi dengan mengetahui siapa yang berhak memutuskan, maka ketika ada teman atau siapapun yang mendekati rumah, anjing akan menunggu aba-aba atau perintah dari tuannya untuk melakukan tindakan pengamanan ataukah harus bersantai saja.

Contohnya saja, ketika ada orang yang sedang mengetuk pintu dan anjing tiba-tiba berlari menuju tempat tersebut, maka kamu sebagai tuannya dapat memberitahukan kepada hewan peliharaan itu untuk kembali ke tempatnya semula dan berperilaku yang sopan dan manis.

Berikan penghargaan

Penghargaan dalam hal ini bukan seperti sebuah hadiah fisik yang dapat dinikmati oleh anjing, walaupun tidak ada salahnya melakukannya. Hanya saja dalam hal ini penghargaan yang dimaksud adalah memberikan ucapan terima kasih, pintar dan sebagainya kepada anjing ketika dia menuruti dan melakukan apa yang diperintahkan tuannya.

Secara psikologis, anjing akan merasa dianggap ada eksistensinya dan juga diperlakukan secara baik ketika tuannya memberikan sanjungan atau ucapan yang positif kepadanya setelah dia melakukan apa yang diperintahkan. Hal itu akan terus terekam dalam memorinya sebagai satu ingatan yang baik.

Perhatikan perasaan

Walaupun tidak bermaksud jahat atau merugikan, ada kalanya ketika seseorang yang sudah dikenal berkunjung atau bertamu dan kamu sedang tidak ingin berbasa-basi atau meladeninya, terlebih sedang tidak ingin dia datang, maka kamu akan berpura-pura untuk menjaga perasaan lawan bicara. Hanya saja, dipercaya atau tidak, anjing peliharaan mampu membaca apa yang sedang disembunyikan oleh tuannya. Oleh karenanya, tidak jarang mereka akan bertingkat kurang bagus ketika orang yang sedang tidak dikehendaki datang.

Oleh karena itu, ada baiknya untuk tetap tenang dan menjaga perasaan bahkan mimik wajah agar tidak terbaca oleh anjing, apalagi oleh tamu yang datang tersebut. Walaupun susah, namun hal ini sangatlah penting untuk dilakukan agar tidak menimbulkan masalah.

About the author: Eugene Turner