5 Langkah Sederhana untuk Merawat Anjing Secara Tepat

Ketika sudah memutuskan untuk memelihara hewan, maka konsekuensinya adalah kamu harus dan wajib merawatnya secara tepat. Hal itu dirasa perlu dilakukan karena jika tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh dan sebenar-benarnya, maka hewan peliharaan tersebut akan merasa tidak nyaman, mudah sakit dan kemudian mati.

Perawatan secara benar atau tepat tersebut berlaku untuk semua jenis hewan, termasuk salah satunya pada anjing. Tentunya bagi seorang penyayang binatang dan juga pecinta anjing, maka kamu sangat ingin mempunyai anjing yang penurut, lucu, cerdas dan juga sehat, bukan?

Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, sebenarnya sangat mudah, kok! Berikut cara-cara yang dapat kamu ikuti.

Sayangi, rawat dan latih

Pada dasarnya, semua anjing memang adalah hewan yang pintar, namun ketika baru saja lahir, binatang satu ini tidak memiliki kemampuan apapun. Untuk itu, kamu dapat memberikan pelatihan-pelatihan khusus dan sederhana kepada anjing tersebut agar dapat membangkitkan kemampuan terdalamnya. Selain itu, rawat dan berikan rasa sayang kepada hewan peliharaanmu tersebut agar dia dapat merasa nyaman dan patuh serta setia kepadamu.

Makanan

Agar anjing yang kamu pelihara senantiasa sehat dan gemuk berisi, maka kamu wajib memberikannya makanan yang mengandung nutrisi bagus serta lengkap, seperti makanan-makanan yang memiliki kandungan lemak, vitamin, mineral dan protein. Selain makanan-makanan dengan nutrisi lengkap tersebut, kamu juga masih harus memberikannya makanan-makanan konsentrat yang dapat membuat gizi-gizi pada makanan utama dapat diserap tubuh dan membuat sistem pencernaan tidak perlu bekerja terlalu berat dalam mengolahnya.

Masa kawin

Sebagai makhluk hidup, tentunya anjing juga memiliki insting untuk bereproduksi. Untuk itu ketahuilah ciri-ciri ketika anjing tersebut sudah masuk dalam fase berahi dan siap kawin. Jangan sembarangan mengawinkan hewan peliharaanmu itu dengan anjing lainnya karena jika salah justru akan merusak garis keturunannya. Oleh karenanya, ketahuilah banyak hal terkait dengan fase berahi pada anjingmu itu, seperti ciri-ciri ketika akan mulai kawin sampai dengan keagresifannya.

Mandikan

Tentu saja dikarenakan anjing adalah hewan yang memiliki bulu, maka kamu wajib memandikannya agar selalu wangi dan tidak menjadi kotor. Gunakanlah sabun atau shampo dengan PH seimbang. Hindari menggunakan sampo-sampo yang memiliki kandungan bahan pengawet serta pewarna buatan. Selain karena dapat membuat bulu-bulunya rusak, sampo-sampo dengan kandungan zat kimia yang besar tersebut juga akan membuat anjing tersebut menjadi iritasi dan matanya pedih.

Memang terkadang ketika memandikannya sendiri, kamu akan menemui banyak bulunya yang rontoh. Jika kerontokannya masih dalam taraf wajar, maka tidak perlu dikhawatirkan. Namun jika tidak wajar, maka kamu harus sesegera mungkin membawa hewan tersebut ke dokter hewan terdekat.

Jaga kebersihannya

Selain memandikan dan merawat bulu-bulunya, kamu juga masih harus memperhatikan masalah kebersihan di beberapa tempat lainnya, seperti pada giginya. Usahakan ketika memandikannya, kamu juga tidak lupa untuk menyikat giginya. Gunakanlah sikat gigi yang lembut serta pasta gigi khusus untuk melakukannya.

Jangan sekali-kali menggunakan sikat dan pasta gigi manusia karena dapat berakibat buruk. Dengan gigi yang bersih, maka selain dapat membuat gigi sang anjing lebih sehat juga kuat, nafas yang dikeluarkannya pun tidak bau. Selain itu, jika gigi anjing tidak pernah dibersihkan, maka akan muncul plag dan berimbas munculnya karang gigi serta masalah pada gusinya. Hal tersebut diyakini juga akan memberikan efek negatif ke sistem pencernaan dan jantungnya.

Selain membersihkan gigi, kamu juga harus membersihkan telinganya. Jangan sampai membiarkan telinga anjingmu menjadi kotor karena akan berakibat buruk pada kesehatannya. Untuk membersihakannya, kamu dapat menggunakan kapas atau cuttonbud yang sudah dibasahi menggunakan lotion khusus anjing. Pembersihan pada telinga ini selain dapat membuat bagian tubuh tersebut menjadi bersih,  juga dapat mencegah muncul dan berkembang biaknya jamur serta bakteri.

About the author: Eugene Turner