Fakta Menarik yang wajib Kamu tahu dari Anjing

Berikut ini 7 fakta Menarik Tentang Anjing Peliharaan

Walaupun masih satu keluarga, namun anjing merupakan hewan yang berbeda dengan serigala. Anjing adalah salah satu jenis hewan yang dapat hidup berdampingan dengan siapa saja dan diklaim sebagai teman sejati manusia. Hal itu dibuktikan dengan rekam jejak genetik bahwa orang-orang di zaman dahulu sekitar 100 ribu tahun lalu sudah menjadikan anjing sebagai hewan peliharaannya.

Hanya saja, ternyata ada hal-hal khusus yang tidak banyak diketahui orang atau bahkan pemilik anjing terkait hewan peliharaan ini. Nah, berikut ini beberapa fakta-fakta mengenai anjing yang patut diketahui.

Anjing tidak sepenuhnya buta warna

Anjing Merupakan Sahabat Sejati Manusia dan dapat hidup berdampoingan dengan Manusia

Mungkin sudah banyak yang mengetahui informasi bahwa anjing adalah hewan yang buta warna dan hanya akan dapat melihat hitam serta putih saja. Padahal pada kenyataannya, anjing tidak buta warna. Hewan satu ini dapat membedakan beberapa warna, kecuali hijau dan merah. Walaupun warna-warna yang dapat diidentifikasinya tidak sebanyak manusia, namun setidaknya hal tersebut dapat mematahkan anggapan bahwa anjing adalah hewan yang buta warna.

Anjing dapat menjadi omnivora

Jika Anjing sudah memiliki Tuan maka dia Tidak akan menjadi Karnivora lagi

Secara umum, anjing adalah hewan yang masuk kategori karnivora. Namun ketika sudah memiliki tuan atau menjadi peliharaan, anjing dapat dilatih untuk dapat memakan segalanya, termasuk sayur atau buah-buahan. Hanya saja, untuk dapat melakukannya, maka dibutuhkan konsistensi dan kesabaran ekstra karena memang tidak mudah untuk melatih dan mengajarkan anjing agar dapat memakan segala jenis makanan. Hanya saja ada beberapa jenis makanan yang memang benar-benar dilarang diberikan.

Anjing tidak boleh diberi cokelat

Coklat tidak disarankan untuk di berikan kepada Anjing Peliharaanmu

Bagi manusia, cokelat adalah salah satu jenis makanan yang sangat enak dan banyak penggemarnya. Namun justru makanan satu ini tidak diperbolehkan untuk diberikan kepada anjing. Hal itu dikarenakan di dalam cokelat terdapat kandungan berbahaya, yaitu Theobromine. Kandungan ini selain berbahaya juga dapat menjadi racun yang akan membahayakan organ dalam dan pencernaan anjing.

Anjing agresif lebih cepat mati

Cenderung pada Anjing yang lebih Agresif dan lincah Pendek umurnya

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 lalu terungkap bahwa setiap anjing memiliki karakter dan jangka hidup yang berbeda-beda. Hanya saja, perbedaan usia pada anjing tersebut tidak hanya disebabkan oleh jenisnya, namun juga ditentukan oleh sifatnya. Dalam artian, anjing yang benar-benar pendiam dan pemalu ketika ada di tengah keramaian, maka memiliki usia yang lebih panjang. Sedangkan anjing yang cenderung agresif lebih cepat mati.

Anjing dapat identifikasi perasaan

Anjing dapat mengetahui Perasaan Tuan nya ketika ada tamu datang

Ada kalanya seseorang akan merasa malas atau enggan menemui seorang tamu karena berbagai alasan. Hanya saja dikarenakan sang tamu sudah datang, maka mau tidak dia harus keluar kamar dan menemuinya. Ketika dalam posisi serba berpura-pura tersebut, anjing dapat mengetahui apa yang sedang dirasakan tuannya. Oleh karena itu, tidak jarang ada anjing yang bertingka agresif ketika ada seseorang yang bertamu ke rumah tuannya.

Anjing dapat identifikasi penyakit

Tidak hanya perasaan saja, ada beberapa jenis anjing yang dapat mendeteksi atau mengidentifikasi penyakit. Hal itu dikarenakan anjing memiliki indera penciuman yang sangat tajam  yang dapat mencium aroma atau bau penyakit, seperti kanker, epilesi sampai dengan diabetes. Menurut penelitian, anjing memang mampu mengidentifikasi penyakit melalui bau keringat atau juga bau badan yang berbeda dari orang yang bersangkutan.

Anjing sensitif terhadap kilatan petir

Selain memiliki penciuman yang tajam, anjing juga memiliki telinga yang sangat bagus. Oleh karenanya, ketika musim penghujan tiba dan banyak petir yang menyambar, maka anjing akan sering terkejut dan kemudian menggonggong tanpa sebab. Hal itu dikarenakan anjing tidak kuat mendengarkan suara petir yang sangat besar tersebut.

About the author: Eugene Turner