Cara Tepat Mengajarkan Anjing Poo dan Pee Secara Tertib

Salah satu masalah yang cukup merepotkan ketika memiliki hewan peliharaan anjing adalah masalah buang air, baik besar ataupun kecil. Ketika anjing mulai tinggal bersama di usia yang sudah cukup dewasa, maka cukup susah juga untuk mengatasi masalah tersebut. Hanya saja, akan menjadi lebih mudah jika anjing tersebut masih sanga kecil.

Pada dasarnya, anjing-anjing yang masih kecil masih seperti bayi pada umumnya, yaitu tidak mampu menahan hasrat ketika ingin buang air besar atau kecil. Rata-rata ketika sudah ingin menunaikan hasratnya itu, maka anjing yang masih kecil tersebut akan melakukannya di mana dan kapan saja.

Akan tetapi, jika kamu ingin melatih anjing kecil tersebut agar dapat membuang air besar atau kecil secara tertib di kamar mandi atau tempat yang disediakan, maka faktor kebiasaan dan pembiasaan adalah yang dapat menjadi solusinya. Berikut ini adalah cara mengajarkan anjing kecil agar tertib dalam hal buang air besar atau kecil di tempat yang semestinya.

 

Manajemen waktu

Dalam hal ini ketika anjing masih berusia sangat muda, maka terapkanlah manajemen waktu yang ketat. Manajemen waktu yang dimaksud adalah kamu dapat memberikan kekeluasaan kepada anjing tersebut untuk keluar dari kandangnya dalam 2 sampai 3 jam sehari.

Biarkanlah dia beraktivitas dan bermain-main dalam waktu yang telah kamu berikan itu. Setelah itu, masukkan kembali hewan peliharaan tersebut ke kandangnya dan lakukan hal seperti secara konsisten dalam beberapa minggu. Hal itu adalah untuk mengajarkan anjing mengenai kebiasaan dan peraturan yang kamu buat.

Ajarkan untuk buang air langsung ke tempat semestinya

Dalam hal ini memang gampang-gampang mudah untuk dilakukan, akan tetapi disarankan untuk sabar dalam melakukannya, yaitu ketika ada tanda-tanda si anjing akan buang air, maka langsung angkat dan bawa ke tempat semestinya atau ke kamar mandi. Jangan sekali-jali gunakan alas kertas atau juga tempat lain yang justru membuatnya bingung dengan aturan-aturan yang kamu buat dan terapkan.

Tanda-tanda yang sangat lazim diperlihatkan anjing ketika ingin buang air kecil atau besar adalah dia mengendus-endus suatu tempat dalam jangka waktu lama dan berulang atau sering berputar-putar serta mondar-mandir di satu tempat yang ingin dia gunakan untuk menunaikan hasrat alaminya itu.

Selain itu, gunakanlah kata-kata yang terus digunakan sebagai perintah, seperti “Di kamar mandi” atau “Di kotak pasir” dan lain sebagainya. Dengan semakin berkembang dan tumbuhnya hewan tersebut dan semakin sering mendengarkan kalimat perintah tersebut, maka akan terus diingatnya.

Terapkan reward and punishment

Ketika si anjing melakukan hal yang benar seperti yang kamu ajarkan, maka berukanlah reward dalam bentuk apapun kepadanya, seperti pujian, makanan tambahan atau mainan. Akan tetapi, jika dia justru berbuat salah, seperti kencing atau buang air besar di sembarang tempat, jangan ragu untuk memberikan hukuman, seperti meninggikan intonasi suara sampai dengan mengurungnya di dalam kandang dalam waktu tertentu.

Hal tersebut bukan karena ingin bersikap kejam, namun justru memberikan contoh ketegasan dan pengajaran kepada binatang yang bersangkutan dan agar dia lebih mudah untuk diberitahu atau diatur dalam berbagai hal. Perlu diingat bahwa jangan sekali-kali memberikan hukuman fisik kepada hewan tersebut ketika melakukan kesalahan.

Langkah-langkah di atas adalah cara yang cukup standar untuk dilakukan. Sebenarnya ada cara yang lebih ekstrem lagi, seperti mengurung anjing dalam ruangan tertentu dan kemudian dipindah ke ruangan lain dan sebagainya.

About the author: Eugene Turner